Peningkatan kapasitas kesadaran masyarakat terhadap mitigasi kerusakan pantai di Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai Kota Dumai-Riau

  • Rifardi Rifardi Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universtas Riau
  • Mubarak Mubarak Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universtas Riau
  • Dessy Yoswaty Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universtas Riau
Keywords: abrasion, coastal resilience, alternative livelihoods, mangrovers, communitites

Abstract

Along the coast Keluruhan Pelintung has been an abrasion of 1.33-16.84 metres/year. This activity aims to increase the capacity of community awareness of coastal damage mitigation through counseling on abrasion prevention and green belt implementation techniques. The methods used were lectures, discussions, and classroom and field practice, followed by 28 community representatives. The results of the activity showed a significant increase in community's understanding of simple methods to prevent coastal damage which had a positive impact on ecology (coastal resilience) and the economy (alternative income). The method of planting mangroves on abrasive beaches is due to the influence of currents and waves and processing of mangrove fruit to produce syrup, diamonds and mangrove dodol (mangrove). The results of the economic analysis show that the pedada syrup (1 bottle @ Rp. 25,000) generates a profit of Rp. 3,192,000/month, wajik pedada (1 pack Rp. 10,000) Rp. 1,476,000/month, and dodol pedada (1 pack of Rp. 15,000) Rp. 2,760,000/month. The majority of the community stated that they supported and enthusiastically held this activity, namely 49.7% (Strongly Agree), 37.8% (Agree), 11.80% (Neutral) could accept and practice increasing community awareness of mitigating coastal damage by making mangrove planting efforts and diversification of processed mangrove products.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aryastana, P., I. G. A. P. Eryani dan K. W. Candrayana. 2016. Perubahan garis pantai dengan citra satelit di Kabupaten Gianyar. Paduraksa, 5(2), 70-81.

Bandarayanake. 2002. Bioactivities, bioactive compounds and chemical constituents of mangrove plants. Kluwer Academic Publishers. Ecology of mangrove plant, 10(2), 421-452.

Ferli, F., Rifardi., dan A. Tanjung. 2012. Studi Abrasi Pantai Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 17(2), 36-42.

Geographi, E. 2012. Perubahan Garis Pantai di Muara Sungai. Pekanbaru. http://tulisanachie.blogspot.com. Diakses pada 28 Mei 2015.

Ghosh, M.K., L. Kumar, and C. Roy. 2015. Monitoring the coastline change of Hatiya Island in Bangladesh using remote sensing techniques. ISPRS Journal of Photogrammetry and Remote Sensing, 101, 137–144.

Isty, H. T. and Rifardi. 2020. Current pattern causes the formation of small islands in the Rupat Strait, Riau Province, Indonesia. ASM Science Journal (In review).

Kasim, F. 2012. Pendekatan Beberapa Metode dalam Monitoring Perubahan Garis Pantai Menggunakan Dataset Penginderaan Jauh Landsat dan SIG. Jurnal Ilmiah Agropolitan, 5(1), 620-635.

Kesemat. 2012. Beragam produk olahan berbahan dasar mangrove. http://www. Mangroveforthefuture.org. Diakses tanggal 20 Juni 2020.

Lilian, A., Mubarak dan Rifardi. 2013. Analisis Sedimen dan Perubahan Garis Pantai Utara Pulau Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti. Respository.unri.ac.id

Lubis, D. P., M. Pinem, M. A. N, Simanjuntak. 2017. Analisis perubahan garis pantai dengan menggunakan citra penginderaan jauh (studi kasus di kecamatan talawi kabupaten batubara). Geografi, 9(1), 21-31.

Manalu, R. D. 2011. Kadar beberapa vitamin pada buah pedada (Sonneratia caseolaris) dan hasil olahannya. Skripsi. Departemen Teknologi Hasil Perairan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor.

Merian, R. D., Mubarak dan S. Sutikno. 2016. Analisis kualitas perairan muara Sungai Dumai ditinjau dari sspek fisika, kimia dan biologi. Dinamika Lingkungan Indonesia, 3 (2), 107-112.

Minqing T., D. Haofu., L. Xiaoming and W. Bingui. 2009. Chemical constituents of marine medicinal mangrove plant Sonneratia caseolaris, Chenese. Journal of Oceanology and Limnology, 27(2), 288-296.

Opa, E.T. 2011. Perubahan garis pantai Desa Bentenan Kecamatan Pusomaen, Minahasa Tenggara. Jurnal Perikanan dan Kelautan Tropis, 3.

Putra K., R., Rifardi dan Elizal. 2016. Kapasitas Asimilasi Total Suspended Solid (TSS) di Muara Sungai Nerbit Besar Kelurahan Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai Provinsi Riau. Terubuk, 4(1), 90-103.

Raindly. 2006. Sirup apel mangrove. Penerbit Pustaka Pelajar. Yogyakarta.

Rifardi., Syahminan., R. B. and N. Fidiatur. 2015. Sedimentary Environments of the Dumai Coastal Waters on the East Coast of Central Sumatera Island, Indonesia. ASM Sci. J. 9(2), 9-16.

Rifardi. 2015. Studi karakteristik sedimen estuaria Sungai Dumai dan estuaria Sungai Mesjid Selat Rupat, 71 p. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Riau, Pekanbaru.

Rifardi., Syahrul. K. Romel and P. Indrawan. 2016. Supplai sedimen lithogeneous ke perairan Selat Rupat. 44 p. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Riau, Pekanbaru.

Rifardi and Y. Badrun. 2017. Sandbar Formation in the Mesjid River Estuary, Rupat Strait, Riau Province, Indonesia. Indonesia Journal of Geography, 49(1), 65-75.

Rifardi and Hafiza T.I. 2017. Preliminary Report on the Study of the Shoreline Changes of Dumai City Facing the Strait of Rupat, Indonesia. Abtract of the 6th International Seminar on Fiheries and Marine Science, Pekanbaru, September 23, 2017.

Rifardi, R. Chairunisa and Elizal. 2018. The Study of the shoreline change of Bengkalis Cape, Indonesia. ASM Science Journal, 11 (1): 23-31.

Rifardi., H. T. Isty and R. A. Wati. 2020. Geomorphologycal dynamic of the Strait of Rupat on the East Coast of Central Sumatera Island Indonesia. ASM Science Journal, (In review).

Santoso, N., B. C. Nurcahya., A. F. Siregar dan I. Farida. 2005. Resep Makanan Berbahan Baku Mangrove dan Pemanfaatan Nipah. Jakarta. Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Mangrove.

Soetomo. 2015. Pemberdayaan masyarakat. Penerbit Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Subekti, S. 2012. Pengelolaan mangrove sebagai salah satu keanekaragaman bahan pangan. Prosiding SNST ke-3. Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Pandanaran, Semarang.

Syahminan., E. Riani., S. Anwar and Rifardi. 2015. Heavy metals pollution status Pb and Cd in sediments in Dumai Sea western waters-Riau Province. Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 5(2), 133-140, DOI: 10.19081/jpsl.5.2.133

Published
2020-11-19
How to Cite
Rifardi, R., Mubarak, M., & Yoswaty, D. (2020). Peningkatan kapasitas kesadaran masyarakat terhadap mitigasi kerusakan pantai di Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai Kota Dumai-Riau. Unri Conference Series: Community Engagement, 2, 16-23. https://doi.org/10.31258/unricsce.2.16-23