Kearifan lokal masyarakat menyikapi konservasi lahan pesisir di Desa Cemara Labat Kabupaten Kapuas
Abstract
Utilization of coastal land in the community of Cemara Labat Village has been passed down from generation to generation. The people of Cemara Labat Village still maintain the tradition of coastal land management, such as planting certain types of mangroves, prohibiting cutting down mangrove forests and hunting animals which are regulated in unwritten customary law or local wisdom. Utilization of coastal area resources by humans from time to time continues to increase. The intensity of exploiting the potential of coastal areas resources often does not pay attention to the carrying capacity and principles of optimal and sustainable use of natural resources. Therefore, the mangrove forest ecosystem in Cemara Labat Village needs to be preserved both ecologically and biologically with an awareness approach to local wisdom. The data collection which used in this research was interview method, observation method, and survey. The results showed that Avicennia marina species had a very high dominance (80%) in the mangrove forest area of Cemara Labat Village, especially in the mangrove forest area, was bird species (Aves), while the level of community participation in mangrove forest conservation was moderate (76%). The strategy of developing community local wisdom on coastal land conservation in Cemara Labat village is in the Strengths-Opportunities or SO strategy, which is quadrant I which means Growth (6.40) or experiencing growth
Downloads
References
Alikodra, H. S. (2002). Pengelolaan Satwa Liar. Jilid 1. Bogor: Yayasan Penerbit Fakultas Kehutanan IPB.
Allaby, M. (2010). A Dictionary of Ecology. Oxford University Press, Oxford, UK.
Alfian, M. (2013). Potensi Kearifan Lokal dalam Pembentukan Jatidiri dan Karakter Bangsa. Yogyakarta.
Fajarini, U. (2014). Peranan Kearifan Lokal Dalam Pendidikan Karakter. Universitas Islam Negeri (UIN). Jakarta. 123-125.
Farista, B., & A. Virgota. (2021). The Assessment of Mangrove Community Based on Vegetation Structure at Cendi Manik, Sekotong District, West Lombok, West Nusa Tenggara. Jurnal Biologi Tropis, 21(3), 1022-1029.
Febtriko, A., & I. Puspitasari. (2018). Mengukur Kreatifitas dan Kualitas Pemograman pada Siswa SMK Kota Pekanbaru Jurusan Teknik Komputer Jaringan dengan Simulasi Robot. Rabit Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab, 3(1), 1-9.
Fikriyanti, M., S. Wulandari, I. Fauzi., & A. Rahmat. (2018). Keragaman Jenis Burung pada Berbagai Komunitas di Pulau Sangiang, Provinsi Banten. Jurnal Biodjati, 3(2), 158-165.
Haryanto, E. (2014). Penciptaan Seni Grafis Kontemporer Indonesia Berbasis Kearifan Lokal Melalui Inspirasi Ornamen Masjid Mantingan. Imajinasi: Jurnal Seni, 7(2), 117-126.
Hatta, G. M. (2016). Lahan Basah, Kearifan Lokal, dan Teknologi. Prosiding Seminar Nasional Lahan Basah Tahun 2016 Jilid 1, 7-13.
Kusumahadi, K. S. (2020). Analisis Keanekaragaman Jenis Burung di Kawasan Pantai Indah Kapuk Kota Jakarta Utara. Jurnal Ilmu dan Budaya, 41(69), 8155- 8168.
Kusmana, C. (2017). Metode Survey dan Interpretasi Data Vegetasi. www.researchgate.net › publication › 312920535_Metod. Diakses pada tanggal 5 September 2020.
Lampe, Y., E. Karliani., & Sakman. (2017). Integrasi Nilai Kearifan Lokal Dayak Ngaju pada Materi Karakteristik Daerah Tempat Tinggal dalam Kerangka NKRI. Jurnal Pendidikan, 18(2), 115-120.
Latuconsina, H. (2017). Ekologi Perairan Tropis: Prinsip Dasar Pengelolaan Sumber Daya Hayati Perairan Cetakan 3. Gadjahmada University Press, Yogyakarta. 283.
Mubarrok, M. M., & R. Ambarwati. (2019). Keanekaragaman Burung di Kawasan Hutan Mangrove Banyuurip Kecamatan Ujungpangkah Kabupaten Gresik. Jurnal R iset B iologi dan A plikasinya, 1(2), 54-63.
Mumpuni, K. E., H. Susilo., & F. Rohman. (2015). Peran Masyarakat dalam Upaya Konservasi. Seminar Nasional XII Pendidikan Biologi FKIP UNS 2015, 779-782.
Nahlunnisa, H., E. A. M. Zuhud., & Y. Santosa. (2016). Keanekaragaman Spesies Tumbuhan Di Arealnilai Konservasi Tinggi (NKT) Perkebunan Kelapa Sawit Provinsi Riau. Media Konservasi, 21(1), 91-98.
Romadhon. (2008). Kajian Nilai Ekologi Melalui Inventarisasi dan Nilai Indeks Penting (INP) Mangrove Terhadap Perlindungan Lingkungan Kepulauan Kangean. Embryo, 5(1), 82-97.
Ruruh, A., & Ernikawati. (2021). Struktur Dan Komposisi Vegetasi Mangrove di Pesisir Pantai Desa Dambalo Kecamatan Tomilito Kabupaten Gorontalo Utara. Jurnal Penelitian Kehutanan Bonita, 3(1), 1-8.
Saden, Y. (2015). Kearifan Lokal Pengelolaan Sumber Daya Alam Masyarakat Dayak Tomun. Misereor dan Wahli Kalimantan Tengah. Perkumpulan Save or Borneo, Palangka Raya. 37.
Saputu, L. O. Restele., & Sawaludin. (2020). Kajian Kearifan Lokal Masyarakat Pesisir dalam Pelestarian Hutan Mangrove Di Kecamatan Mawasangka Muhammad Sumitran. Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi, 4(2), 77-84.
Sari, F. N. I., K. Baskoro., & M. Hadi. (2021). Estimasi Populasi dan Vegetasi Habitat Lutung Jawa (Trachypithecus auratus E. Geoffrey 1812) di Gunung Ungaran, Jawa Tengah. Jurnal Biologi
Wahyudi, A. (2014). Implementasi Sekolah Berbasis kearifan Lokal Di SD Negeri Sendangsari Pajangan. Naskah publikasi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurusan Pendidikan Pra Sekolah dan Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta. http://eprints.uny.ac.id. Diakses pada tanggal 26 Maret 2022.
Waters, T. J., H. Lionata, T. P. Wibowo, R. Jones, S. Theuerkauf, S. Usman, I. Amin., & M. Ilman. (2019). Konservasi Pesisir dan Penghidupan Berkelanjutan melalui Budi daya Rumput Laut di Indonesia: Panduan untuk Pembeli, Praktisi Konservasi, dan Pembudi daya, Versi 1. The Nature Conservancy. Arlington VA, AS dan Jakarta, Indonesia. 48.
Wibowo, A. (2016). Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Disekolah (Konsep,Strategi, dan Implementasi). Pustaka Pelajar, Yogyakarta. 192.
Wijaya, A., D. Astiani., & W. Ekyastuti. (2021). Keanekaragaman Jenis Vegetasi di Hutan Mangrove di Desa Sebubus Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas. Jurnal Hutan Lestari, 9(1), 93-101.
Copyright (c) 2022 Muhammad Tito, Yetrie Ludang, Suandi Sidauruk, Revi Sunaryati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.