Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang akibat pernikahan dini dari aspek kesehatan, hukum dan pendidikan di Desa Pulau Jambu Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar

  • Wan Nishfa Dewi Universitas Riau
  • Hayatul Ismi Universitas Riau
  • Ihda Hasbiyati Universitas Riau
  • Maimunah Maimunah Universitas Riau
  • Ulfia Hasanah Universitas Riau
  • Mukhlis Ridwan Universitas Riau
  • Deviona Deviona Universitas Riau
Keywords: knowledge society, law, health and education, early marriage

Abstract

Underage marriages are marriages that occur where a man or woman who has not reached the age required by applicable law, that is, if the male has reached the age of 19 and the woman has reached the age of 16. The purpose of community service activities is to provide socialization and understanding to the public about the impact of early marriage in terms of legal, health and education aspects. This activity can also improve knowledge competence, skills, community motivation, and play a role in the formation of a prosperous family village development team. Data collection techniques carried out by interview, observation and document analysis. The results of this community service show the enthusiasm of the community to attend a series of activities, and the active role of the community is quite good. Improved understanding of the community is divided into 3 categories, namely, the village prosperous village development team, health development and Education development. Activities carried out continuously and continuously have a positive impact on community growth and development.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ediastuti, E., dan Manikam, I. H. 2010. Determinan Remaja Melakukan Hubungan Seks Pranikah. Dalam Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi. Diedit oleh Tukiran, A.J. Pitoyo, Pande Made Kutanegara. Yogyakarta: Pustaka Pelajar dan Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan.

Intruksi Presiden Nomor 1 Tahun 1991 tentang Kompilasi Hukum Islam (KHI).

Peraturan Pemerintah No. 9 tahun 1975 tentang pelaksanaan Undang-Undang No. 1 tahun 1974.

Saleh, K. W. 2004. Syarat-Syarat Perkawinan Menurut Para Ahli Hukum. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Sarwono, S. W. 1987. Seksualitas dan Fertilitas Remaja. Jakarta: Rajawali bekerja sama dengan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia.

Susetyo, H. 2009. Perkawinan Di Bawah Umur Tantangan Legislasi dan Harmonisasi Hukum Islam. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan.

Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak.

Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.

Wijaya, A. A. 2013. Analisis akibat hukum perkawinan dibawah umur tinjauan dari Hukum Islam dan UU No.1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Skripsi, Mataram.

Yuliana, C. 2017. Pernikahan usia Dini pada Perempuan di Desa Pulau Jambu Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar. FISIP, Universitas Riau.

Yusuf, S. 2001. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Published
2019-09-23
How to Cite
Dewi, W., Ismi, H., Hasbiyati, I., Maimunah, M., Hasanah, U., Ridwan, M., & Deviona, D. (2019). Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang akibat pernikahan dini dari aspek kesehatan, hukum dan pendidikan di Desa Pulau Jambu Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar. Unri Conference Series: Community Engagement, 1, 383-387. https://doi.org/10.31258/unricsce.1.383-387